Dianggap proteksionis, ini langkah Indonesia pasarkan kembali produk hortikultura

Ekonomi | DiLihat : 87 | Selasa, 08 Mei 2018 | 13:04
Dianggap proteksionis, ini langkah Indonesia pasarkan kembali produk hortikultura

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi mengenai produk hortikultura dan hewan dalam perdagangan internasional. Rapat tersebut juga membahas hasil panel World Trade Organization (WTO) terhadap gugatan Amerika Serikat dan Selandia Baru atas kedua produk Indonesia tersebut.Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan mengatakan, setidaknya ada 18 keputusan panel WTO yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah. Untuk itu pemerintah sedang melakukan langkah evaluasi, salah satunya mengenai anggapan sikap proteksionisme Indonesia terhadap beberapa produk.

"Kita kan dianggap proteksi atau protektif. Jadi harus dibuka. Dilihat saja itu ada 18 keputusan panel WTO yang harus kita tindak lanjuti," ujar Oke di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (7/5).

Oke mengatakan, pemerintah juga akan mengevaluasi beberapa peraturan yang berkaitan dengan gugatan AS dan Selandia Baru. Aturan tersebut ada di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

"(Keputusannya) Nanti. Kalau dari Kemendag, Permendag yang mana saja harus diubah, kapan harus selesai. Dari Kementan apa Permentan yang mana harus diubah dan kapan selesai. Ini akan dilihat lagi," jelasnya.

Oke menambahkan, hasil keputusan pemerintah akan disampaikan paling lama minggu depan. "Hari Jumat akan dibahas kembali. Hari Jumat tapi itu ditingkat eselon 1 kementerian terkait. Lalu minggu depannya oleh tingkat menteri," tandasnya. [idr]

merdeka