Mendes Setuju Pembangunan Waduk Lompatan Harimau Meski Empat Desa Akan Tenggelam

Infrastruktur | DiLihat : 390 | Kamis, 26 April 2018 | 13:05
Mendes Setuju Pembangunan Waduk Lompatan Harimau Meski Empat Desa Akan Tenggelam

PEKANBARU - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mendukung rencana pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Meskipun sebelumnya banyak masyarakat yang memprotes pembangunan waduk tersebut karena empat desa di Rokan IV Koto akan tenggelam akibat bendungan tersebut.

"Pembangunan itu pasti sudah dipikirkan dampak-dampaknya. Namun yang terpenting kan untuk kemaslahatan," ucap Mendes Eko saat di temui di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (25/4/2018).

Namun, Mendes Eko mengaku belum mendapat informasi rencana rinci atas pembangunan waduk tersebut.

Tapi dirinya memastikan pembangunan waduk seluas 4.000 hektare yang rencananya akan dimulai pada 2019 mendatang itu telah memiliki dasar dan tujuan yang kuat. Yakni membantu ekonomi masyarakat sekitar serta menghindari terjadinya kekeringan.

"Pembangunan waduk dimanapun juga akan menenggelamkan beberapa desa juga. Tapi tujuannya adalah untuk membantu ekonomi di sekitarnya," tuturnya.

Tidak hanya itu, Waduk Lompatan Harimau yang masuk ke dalam rencana strategis nasional, digadang-gadang mampu mensuplai energi listrik sebesar 30 megawatt untuk jaringan di Sumatera.

Jika sesuai rencana pembanguan awal, Waduk Lompatan Harimau akan menenggelamkan empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto.

Keempat desa itu adalah Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Tibawan, dan Desa Cipang Kanan.

tribunnews



PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau