KKP Rintis Pilot Project Budidaya Kakap Putih

Ekonomi | DiLihat : 314 | Selasa, 03 April 2018 | 09:27
KKP Rintis Pilot Project Budidaya Kakap Putih

Jakarta - Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merintis pilot project budidaya ikan kakap putih dengan menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA) lepas pantai atau offshore. Kegiatan ini untuk merangsang masyarakat maupun investor sebagai kegiatan menggerakkan ekonomi masyarakat.
 
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP, Slamet Soebjakto menjelaskan, melalui KJA offshore ini setidaknya mampu menyerap 1.450 orang tenaga kerja mulai dari proses pembangunan hingga pengolahan dan pemasaran.

"Pilot project bisnis budidaya kakap ini harus sukses, dan semua elemen masyarakat baik dari BUMN, Koperasi serta semua komponen masyarakat harus terlibat untuk mensukseskan kegiatan ekonomi ini," ujar Slamet, dalam pesan tertuis di Jakarta, Senin (2/4).

"Pengelolaan unit ini di masa awal akan dilakukan dengan lima tenaga ahli dan terampil dari Balai budidaya KKP dan ke depannya akan dikerjasamakan dengan KUD dan BUMN yang ada di Pangandaran dengan pemberdayaan masyarakat setempat," lanjutnya saat meninjau KJA di Pangandaran, Jawa Barat.

Slamet menambahkan, saat ini di Pangandaran KKP telah menyiapkan pendederan kakap putih di tambak Desa Margacinta Cijulang yang diharapkan dalam waktu 4 bulan sudah bisa mencapai 100 gram.

Ke depannya ini bisa menjadi contoh dan tempat berlatih bagi masyarakat sekitar lokasi KJA dan investor nasional maupun internasional.

Kakap putih dipilih karena teknologinya sudah dikuasai mulai dari pembenihan, pendederan hingga pembesarannya. Adapun pemasaran lebih terbuka ke Amerika, Eropa, Jepang, China dan negara lainnya serta dapat diolah berbagai macam makanan.

Sebelumnya, tahap awal, KKP membangun KJA lepas pantai di tiga lokasi yaitu Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Kota Sabang Aceh dan Karimun Jawa di Jepara Jawa Tengah. Di tiap lokasi dibangun 8 unit lubang KJA dengan diameter 25,5 meter dan kedalaman 15 meter lengkap dengan kapal kerja, kapal operasional dan feedbarge yang berfungsi sebagai pusat control kegiatan di KJA mulai dari penebaran benih, pakan, komunikasi, akomodasi, gudang pakan hingga pembangkit listrik

gatra


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau