Dosen IPB Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Mutu Mangga Gedong Gincu

Inovasi Desa | DiLihat : 393 | Rabu, 07 Maret 2018 | 11:07
Dosen IPB Ciptakan Aplikasi Pendeteksi Mutu Mangga Gedong Gincu

JAKARTA - Dosen Teknik Mesin dan Biosistem dari Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (FATETA IPB) yang juga merupakan peneliti dari Pusat Penelitian Hortikultura Tropis (PKHT) dari Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat IPB (LPPM), yaitu Y. Aris Purwanto, I Wayan Budiastra, dan Noneng Fahri, menganalisis kandungan padat terlarut, asam total, rasio asam gula, dan serat kasar mangga Gedong Gincu dengan menggunakan Near Infrared Spectroscopy (NIRS).

Near-infrared spectroscopy (NIRS) sendiri adalah metode spektroskopi yang menggunakan inframerah spektrum elektromagnetik (dari 780 nm sampai 2500 nm). Aplikasi ini akan memberikan informasi yang berkaitan dengan pengamatan, dalam hal ini mangga Gedong Gincu. Teknologi NIR menggunakan gelombang inframerah dengan teknologi ini dapat diketahui tingkat kematangan serta kualitas buah . “Jadi nanti ada alat yang ditempelkan pada buah untuk memprediksi kandungan kimia mangga Gedong Gincu, namun alat ini tidak akan merusak buah. Aplikasi ini hanya akan menampilkan skala yang menggambarkan apakah buah itu masak atau mentah, manis atau asam tergantung parameternya, " jelas Aris seperti dilansir laman IPB, Selasa (6/3/2018).

Berdasarkan penelitian tersebut disimpulkan bahwa metode spektroskopi infra merah dapat digunakan untuk mengklasifikasikan mangga Gedong Gincu non-destruktif berdasarkan rasio kadar asam lemak.

Berdasarkan hasil prediksi NIRS, mereka menemukan bahwa 19 sampel dikelompokkan sebagai asam, 26 sampel dikelompokkan sebagai asam manis, dan 1 sampel dikategorikan manis dengan akurasi 77 persen.

Para peneliti berharap nantinya alat ini bisa dikembangkan untuk berbagai komoditas pertanian di Indonesia. "Jadi kami mencoba mengembangkan perangkat ini untuk menganalisa tidak hanya buah matang atau mentah dan manis atau asam berdasarkan kandungan gula yang ditunjukkan aplikasi, tapi juga dapat digunakan untuk memprediksi kandungan kimia mangga gedong gincu. Kami juga akan mengembangkan berbagai komoditas pertanian dengan parameter yang berbeda untuk masing-masing komoditas," jelasnya.

Saat ini Aris dan rekan peneliti lain berencana mengembangkan metode pengukuran non destruktif produk pertanian dengan biaya rendah menggunakan spektrometer NIR dan smartphone berbasis Android untuk diterapkan secara real time di lapangan.

(sus)

okezone



PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau