Kemeperin Segera Produksi Kendaraan Pedesaan, Rencana Pabrik di Soloraya

Kabar Desa | DiLihat : 422 | Rabu, 28 Februari 2018 | 12:46
Kemeperin Segera Produksi Kendaraan Pedesaan, Rencana Pabrik di Soloraya

SEMARANG - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) siap membuat kendaraan pedesaan dengan merangkul pelaku industri mikro yang tersebar di seluruh daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala Puslitbang Kemenperin, Sony Sulaksono saat menggelar seminar bertemakan Kebijakan Pemanfaatan Hasil Litbangyasa Ramah Lingkungan, di Wisma Perdamaian (Wisper) Semarang, Selasa (27/2/2018). Sony menyatakan kendaraan pedesaan akan menyasar pangsa pasar di kalangan masyarakat desa.

Sebab, sejauh ini kendaraan di pedesaan belum tersentuh angkutan umum.Pihaknya sadar bahwa perubahan siklus industri otomotif di dunia berjalan setiap 5-10 tahun.

"Maka dari itu, kita sedang mengembangkan kendaaraan pedesaan sesuai program inovasi Kemenperin dengan menyasar pangsa pasar 74 ribu desa. Kendaraan-kendaraan itu tentu dipegang hak merek lokal," ungkap Sony kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/2/2018).

Pihaknya memang ingin membidik pasar di luar produsen mobil papan atas.Untuk menunjang program tersebut, pihaknya kini telah menggandeng sejumlah produsen asal China, Jepang dan Korea Selatan.

Sony mengungkapkan, negara-negara yang cukup dikenal dalam memprodukai kendaraan itu akan menjadi partner kerjasama guna mengembangkan komponen kendaraan pedesaan.

Selain itu, para siswa dari sekolah kejuruan, politeknik di beberapa kota pun bakal diajak bergabung untuk memproduksi massal moda transportasi tersebut.

"Satunya di antaranya kami kerjasama dengan STP Solo. Kami ingin mewujudkan kebanggaan nasional dengan memproduksi kendaraan dengan bahan baku sendiri, syukur-syukur bisa diekspor," lanjutnya.

Sementara itu, Rosalina Faried, Ketua Umum Perhimpunan Industri Kecil Menengah (IKM) Komponen Otomotif Indonesia mengaku mendapat bocoran dari Kemenperin bahwa kendaraan pedesaan akan mulai beroperasi mulai Juli 2018 nanti.

Menurut Rosalina, kira-kira ada sebanyak 75 unit yang telah siap.

"Setelah itu, kita bangun industri kendaraan pedesaan yang dipusatkan di Soloraya. Kami sudah mapping semua IKM di Jateng yang unggul di bidang komponen mobil untuk ikut serta memproduksi kendaraan pedesaan," ucap Rosalina.(*)

tribun jateng


PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau