Pemerintah Anggarkan Rp 22 Triliun untuk Perbaiki Jaringan Irigasi

Infrastruktur | DiLihat : 566 | Selasa, 27 Februari 2018 | 13:47
Pemerintah Anggarkan Rp 22 Triliun untuk Perbaiki Jaringan Irigasi

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 22 triliun untuk program peningkatan dan pengelolaan sistem irigasi di tahun ini. Anggaran tersebut berasal dari APBN, APBD, pinjaman dari Asian Development Bank (ADB), dan International Fund for Agriculture Development (IFAD).

Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Anita Firmanti, mengatakan pihaknya pada tahun ini akan fokus pada program merehabilitasi jaringan irigasi. Sebab jaringan irigasi memegang peranan penting dalam mendorong peningkatan produksi beras nasional.

“Saat ini hanya 55% jaringan irigasi yang berfungsi baik, sisanya 45% jaringan irigasi dalam kondisi rusak sehingga perlu direhabilitasi,” kata Anita dilansir dari kumparan.com, Selasa (27/2).Dia menjelaskan, anggaran sebesar Rp 22 triliun itu nantinya akan digunakan untuk merehabilitasi 3 juta hektare jaringan irigasi, mencetak 1 juta hektare sawah beririgasi, menjamin tersedianya air untuk irigasi, dan meningkatkan infrastruktur pertanian.

“Kami harap dengan adanya perbaikan dan pembangunan ini terjadi peningkatan produktivitas padi. Kami ingin ketersediaan air untuk pertanian terjamin,” katanya.

Menurut Anita, program peningkatan dan pengelolaan sistem irigasi itu merupakan program kerja sama antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.

“Rencananya program ini dilaksanakan hingga 2021 dengan melibatkan perwakilan pemerintah pusat di daerah dan pemerintah daerah,” katanya.



PROFIL DESA

Temukan juga kami di

Jajak Pendapat

Apakah kebiijakan pemerintah saat ini sudah mendukung kesejahteraan petani ?
  Sudah Mendukung
  Belum
  Tidak Tau