Desa Wisata Butuh Inovasi dan Kreativitas

Potensi Desa | DiLihat : 607 | Kamis, 23 Maret 2017 09:59
Desa Wisata Butuh Inovasi dan Kreativitas

BANTUL,KRJOGJA.com - Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Krebet Binangun Sendangsari Pajangan Bantul menjuarai lomba Pokdarwis tingkat DIY 2017.  Kepastian itu didapat setelah  Tim Juri yang diketuai Ir Condroyono  resmi mengumumkan dalam grand final lomba Pokdarwis di Pantai Baru Poncosari Srandakan Bantul, Rabu (22/3/2017). Juara 2 dan 3 yakni, Sermo Hargowilis Kokap Kulonprogo,  Pantai Baru Pandansimo Poncosari Srandakan, Deswita Dome Sumberharjo Prambanan, Dewi Elok Beji Patuk serta Tejo Kawentar Tegalrejo.

Dalam acara itu juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata DIY, Ir Aris Riyanta MSi, Sekretaris  Dinas Pariwisata Bantul, Jati Bayu Broto, Camat Srandakan Sukirna, Komadan Koramil 17 Sradakan Kapten Inf Diya S.Sementara tim juri  terdiri,  Drs Octo Lampito MPd, Drs Setyawan KE MM, Henry Brahmantya S Ant, Drs Herman Tony, Imam Widodo, Boby  Ardiyanto  Setya Ajie.   

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris  Riyanta mengatakan, Pokdarwis merupakan terstrategis dalam mendorong kemajuan sektor wisata.  Selain itu pengurus Pokdarwis  dituntut  profesional  inovatif dan kreatif.

“Bagaimana memunculkan ide baru yang kreatif agar objek itu diminati wisatawan. Perlu disadari juga bahwa Pokdarwis ini konsultan dari pengelola wisata itu sendiri,” ujar Aris. Sejauh ini Pokdarwis ini jadi ujung tombak dalam pemasaran sebuah objek wisata. Sehingga gagasan  terbaru mesti digali dan dimunculkan  sebagai  komoditas wisata.

Sementara Ir Condroyono mengungkapkan, sebuah objek wisata harus terus berinovasi agar  wisatawan  ketagihan berkunjung. Jika tanpa inovasi tentunya tidak akan berkembang. Karena pada dasarnya wisatawan menginginkan sesuatu yang baru.  

Condroyono juga mengatakan pemenang dalam lomba kali ini jangan terlalu bangga.  Karena harus melakukan serangkaian persialan menghadapi lomba tingkat nasional.  Dalam melakukan penilaian, juri berpegang pada ketentuan yakni,  adiministrasi (30%), verifikasi lapangan (40%), final (20%) serta penampilan (10%).(Roy)

sumber : krjogja.com