LAPORAN DARI MANILA: Ini Cara Mengajak Generasi Muda Jadi Petani

  • Kategori Ekonomi --
  • Rabu, 15 November 2017 11:46
LAPORAN DARI MANILA: Ini Cara Mengajak Generasi Muda Jadi Petani

MANILA – Hampir di semua negara Asean, kendala serupa dijumpai oleh petani di setiap wilayah yaitu sulitnya mengajak generasi muda bekerja di bidang pertanian dan tanaman pangan.

Pakar pertanian dan tanaman pangan Nanyang Technologies University Singapura Paul Teng mengatakan ada dua langkah untuk mengajak generasi muda mau bekerja di sektor pertanian dan menjadi petani.

"Dua langkah itu, pertama, buatlah pertanian menjadi pekerjaan yang menarik dan mudah, bukan lagi pekerjaan yang keras dan berat," katanya dalam Plant Science Prime 2017 Croplife Asia, Manila Filipina, Selasa (14/11/2017).

Saat ini pemuda enggan menjadi petani karena menilai pekerjaan itu berat dan sulit. Solusinya petani harus menerapkan teknologi yang sudah berkembang, misal pada saat pembibitan, perawatan, sampai panen, yang mudah dengan bantuan teknologi.

Kedua, yakinkan pemuda bahwa menjadi petani adalah pekerjaan yang menguntungkan, bukan hanya kerja keras dan berat tetapi tidak dapat uang banyak.

Dia mengakui, bagaimanapun generasi muda ingin hasil yang cepat dan instan untuk mendapatkan keuntungan.

"Memang itu kondisinya, tetapi bisa dijelaskan bahwa dengan teknologi yang tepat, membuat pekerjaan petani kian mudah dan bisa mendapatkan keuntungan besar hingga menghasilkan uang banyak," katanya.

Adapun Croplife Asia mendorong pemanfaatan teknologi bidang pertanian dan tanaman pangan, serta penggunaan pestisida yang tepat dan sesuai peruntukan dalam pengembangan sektor pertanian di semua negara Asean.

bisnis.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :