Keberadaan BUMDes Efektif Tahan Arus Urbanisasi

  • Kategori Desa --
  • Rabu, 15 November 2017 10:20
Keberadaan BUMDes Efektif Tahan Arus Urbanisasi

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menyatakan, lebih dari 50 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah memiliki omset di atas Rp 500 juta per tahun, bahkan mencapai miliaran rupiah. Seperti halnya Desa Ponggok di Jawa Tengah yang mampu meraih omset hingga Rp 12 miliar per tahun."Artinya ini luar biasa," kata Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/11).

Dia meyakini bahwa konsep BUMDes yang digarap serius mampu menyerap tenaga kerja penuh waktu secara signifikan. Hal itu tentunya akan menekan arus urbanisasi di desa.

"Kalau BUMDes bisa terus dikembangkan malah sangat efektif menahan arus urbanisasi karena bukan paruh waktu tapi full time. Kita lakukan monitoring terkait pengembangan BUMDes-BUMDes, kita deteksi persoalannya apa, di mana. Apakah dari sisi manajemen keuangan, organisasi atau pemasaran. Ini kita carikan solusi," jelas Anwar.

Diakui masih banyak desa yang belum mengetahui bisnis yang akan dikelola sehingga sebagian besar memilih usaha simpan pinjam. Untuk itu, Kemendes menjalin kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka pengembangan BUMDes.

"Makanya kita gandeng juga forum Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa) untuk kita mendampingi BUMDes," kata Anwar.

Kehadiran BUMDes pada prinsipnya tidak boleh mematikan usaha masyarakat setempat. Justru BUMDes harus mampu menjadi wadah yang merangkul dan mengembangkan potensi dan usaha masyarakat desa.

"BUMDes tidak boleh jadi predator masyarakat. BUMDes itu untuk kepentingan bersama bukan untuk merugikan," ujar Anwar.

Saat ini, Kemendes tengah melakukan pemetaan terkait BUMDes yang terus berkembang, serta menganalisis pengaruh kehadiran BUMDes pada peningkatan ekonomi desa setempat. Selain itu juga akan dikembangkan e-BUMdes sebagai wadah pembelajaran pengembangan BUMDes secara online.

"Kita ingin seluruh desa punya BUMDes. Target tahun 2018 semua desa juga punya akses untuk ke e-BUMDes," tegas Anwar. [wah]

rmol.co

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :