Mentan Amran: Kekeringan Tak Ganggu Stok Pangan

  • Kategori Ekonomi --
  • Rabu, 13 September 2017 11:32
Mentan Amran: Kekeringan Tak Ganggu Stok Pangan

Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan, kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah tidak berdampak pada stok dan harga pangan. Saat ini pasokan pangan seperti beras masih cukup banyak meski ada kekeringan.

Amran mengungkapkan, untuk wilayah lumbung padi seperti Jawa Barat, pada tahun ini tingkat kekeringannya turun cukup signifikan. Jika pada tahun lalu ada 100 ribu hektar (ha) lahan yang mengalami kekeringan, pada tahun ini menurun menjadi hanya 3.000 ha.

"Khusus jawa barat tadi Bapak Gubernur langsung melaporkan bahwa kekeringan hanya 3.000 ha, dibandingkan tahun sebelumnya 100 ribu ha," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Menurut dia, turunnya jumlah luas lahan pertanian yang mengalami kekeringan tersebut salah satunya disebab oleh mulai berfungsinya bendungan dan embung yang dibangun pemerintah. Sehingga meski menghadapi kekeringan akibat kemarau, ada pasokan air yang dialiri dari bendungan dan embung tersebut.

"Ini menurun karena ada bendungan Jatigede, bendungan ini sudah berfungsi. Kemudian kita membangun embung yang luar biasa, kemudian ada alat mesin pertanian dan seterusnya. Sehingga standing crop (padi) sekarang ada 4,6 juta ha seluruh Indonesia. Dan itu aman sampai 4 bulan," kata dia.

Untuk pasokan beras, lanjut Amran, per hari ini serapannya mencapai 11 ribu ton. Sementara yang masuk ke Pasar Induk Cipinang hampir mencapai 5.000 ton. Dengan demikian, stok beras diperkirakan masih aman dan tidak terganggu oleh kekeringan.

"Alhamdulillah, tadi pagi serapan kurang lebih 11 ribu ton beras dalam sehari, itu tinggi. Kemudian yang masuk ke Cipinang 4.800 ton, hampir 5.000 ton (beras), itu cukup tinggi. Jadi harga bagus," ujar dia.

liputan6.com

  • Bagikan :



  • Tambah Komentar :
    Komentar Anda :